Good bye El-Fasher, Good bye Darfur

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, rasanya bulan Juni lalu baru beberapa minggu berselang. Memang, itulah yang dirasakan hampir semua International staff di Dafur. Rasanya waktu berjalan sangat cepat karena kita tidak pernah menikmati yang namanya week-end, bekerja hampir 7 hari seminggu dan ketika hari minggu menjadi hari pertama, terasa satu minggu itu pendek banget cuma 4 hari aja. 

Rasa rindu terhadap rumah dan keluarga pun semakin tinggi. Seiring dengan perbaharuan kontrak dengan UNAMID, minggu lalu aku sudah mengajukan Resignation letter pada UNAMID untuk kembali ke Dili karena ngak ingin terlalu lama berpisah dengan “T”.

Tapi apa yang terjadi sungguh di luar dugaan, Chief of IT section Mr. Widmark Valme memberikan opsi jika saya setuju, saya bisa di “re-deployed” di UNAMID office di Addis Ababa (Ethiopia) dan disana saya bisa mendatangkan “T” dan kami bisa tinggal bareng di Addis seperti di Dili, aku pun berpikir itu merupakan win-win solution. Ketika aku menelpon ke “T” dan mengutarakan hal ini, dia pun merasa ngak bermalasah dengan opsi ini, akhirnya aku memutuskan untuk menerima opsi ini.

Aku bakal kehilangan teman-teman yang sudah aku kenal di Darfur terutama di AMIS-Family, fun all the time, party all the time, rasanya sulit untuk melupakan mereka tapi si dia “T” lebih dari itu semua.

R

2 Comments »

  1. achmadi said

    RICO? ULDERICO?

    Yang dulu sempat kuliah di EE Undip angkatan 99?
    Apa kabar?

    *didik ’99*

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: